Bikin Akta Kelahiran di Surabaya

Anak sudah lahir. Alhamdulillah. Sebagai Bapak yang baik maka saya ingin memenuhi salah satu hak anak saya yaitu membuatkan Akta Kelahiran.

Prosedurnya begini:

  1. Ke RT/RW minta surat pengantar. Di Surabaya ini pengantar RT/RW sifatnya wajib dan diperlukan di semua tingkatan mulai kelurahan, kecamatan hingga Dispendukcapil. Gak ada pengantar RT/RW maka dokumen tidak bisa diproses
  2. Ke Kelurahan membawa pengantar RT/RW. Diminta mengisi formulir dan melengkapi persyaratan. Lalu dokumen dari kelurahan difotokopi rangkap 3. Yang 1 diserahkan ke kelurahan sebagai arsip, yang 1 buat ke kecamatan, yang 1 buat arsip pribadi. Sedangkan aslinya nanti diserahkan ke Dispendukcapil.
  3. Ke Kecamatan, serahkan 1 kopian dokumen tadi untuk dibuatkan NIK SIAK. Jadinya seminggu kemudian.
  4. Setelah NIK SIAK jadi, kopi beberapa rangkap untuk arsip pribadi, yang asli sertakan dengan dokumen yang lain untuk diserahkan ke Dispendukcapil. Akan diberi tanda terima buat ambil Akta Kelahiran 2 minggu kemudian.
  5. Dua minggu kemudian Akta Kelahiran sudah jadi. Ambil dengan menunjukkan tanda terima dan fotokopi KTP.

Nah saat ini saya baru sampai tahap 4. Insya Allah 2 minggu lagi Akta Kelahiran anak saya sudah jadi.

Yang mau bikin Akta Kelahiran buat anaknya, persiapkan syarat-syaratnya seperti berikut ini:

  1. Pengantar RT/RW
  2. Surat Keterangan Kelahiran dari Lurah
  3. Surat Keterangan Lahir asli dari bidan/puskesmas/rumah sakit
  4. Fotokopi KK (Jika Bapak dan Ibu belum 1 KK, maka yang dipakai KK Ibu)
  5. Fotokopi Surat Nikah legalisiran.
  6. Fotokopi KTP Bapak dan Ibu
  7. Fotokopi KTP 2 orang saksi
  8. Print-out NIK SIAK asli dari Kecamatan

Menurut pengalaman seorang kawan, prosesnya akan sedikit berbeda dan lebih lama jika Bapak dan Ibu belum menjadi 1 KK, apalagi KK nya masih luar kota. Maka sebaiknya sebelum anak lahir Suami dan Istri segera bikin KK sendiri terpisah dari KK orang tuanya ;)

Oia, begitu anak lahir sebaiknya memang segera dibuatkan Akta Kelahiran. Karena jika telat 2 bulan maka akan ada dendanya. Dan jika sudah lebih dari 1 tahun belum dibikinkan Akta Kelahiran maka nanti prosesnya akan lebih rumit lagi karena harus ada penetapan dari Pengadilan Negeri setempat!

Info selengkapnya tentang persyaratan biki Akta Kelahiran bisa dibuka di website Dispendukcapil Surabaya.

Semoga info ini bermanfaat. Salam sukses! :p

17 thoughts on “Bikin Akta Kelahiran di Surabaya

  1. riris

    Temenku juga pernah cerita, harus ngurus KK dulu (bapak dan ibu jadi 1 KK) supaya ngurus akte nya lebih mudah..kayaknya dia masih 1 kecamatan sama mas dion, lha rumahnya di perumdos its.

    1. budiono Post author

      yapo itu betul riries, kalo sudah 1 KK Surabaya akan lebih mudah dan cepat prosesnya. Kalo sudah 1 KK tapi KK luar kota juga sedikit ribet. Apalagi jika belum punya KK sendiri (masih nebeng KK orang tua masing-masing) maka akan lebih ribet lagi hehe..

      makanya habis akad nikah sebisa mungkin segera bikin KK sendiri, terpisah dari KK orang tua..

  2. ratutebu

    kalo ditempatku lebih gampang.. ada yang bantu ngurus soalnyaa.. xixixixixi

    perwakilan kampung.. :)

    maklum kami ini orang kebon :D

    1. budiono Post author

      eheh.. di sini juga ada kok mbak yang nawari jasa ngurus akta kelahiran, tapi saya ingin menikmati semua prosesnya sendiri, demi anak sendiri… :)

    1. budiono Post author

      ya info ringan aja drek daripada ndak onok isine blog iki hwkwkw.. iyo drek, sejak juli sudah bikin KK dan KTP Surabaya ;)

  3. pety puri

    wah, ada saksi juga mas? kayak nikah aja nih :p
    #justasking, kalo ada yang melahirkan tapi gak ada suaminya (MBA mungkin), gimana tuh mas? *seolah2 mas Budiono tau semua jawabannya* :D

    1. budiono Post author

      yap ada saksi 2 orang. tapi cuman dimintai fotokopi KTP aja kok ;)

      jika anak lahir dari hasil zina, maka syaratnya bertambah lagi beberapa point yg bisa dicek di website dispendukcapik itu bu pety :)

  4. Edi Psw

    Jangan lupa setelah akte diambil, cek dulu sebelum pulang. Nama, Nama ortu, tgl lahir, dll. Pengalaman saya, dulu sempat ada kesalahan penulisan, anak kedua ditulis anak pertama. Setelah di cek dokumen, ternyata yg salah bukan dari saya melainkan petugas dispenduk yg ngetik. Yah akhirnya dilakukan perbaikan, nunggu 8 hari lagi. Dan alhamdulillah sekarang sudah jadi.

    1. budiono Post author

      wah tips yang sangat berguna ini pak edi. jangan sampe sudah pulang baru ketahuan, bisa lebih panjang prosesnya hehehe…

  5. Isnuansa

    Lhoh, kalau ngurus sendiri repot juga ya. Kalau diurusin RS nggak harus ada pengantar rt/rw deh. Apa dibikinin di rt/rw kedudukan rs-nya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


2 + two =

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>